Galeri

Nasional Is Me

             Proklamasi Indonesia, 67 tahun silam. Telah menelurkan semangat nasionalisme yang berakar-akar. Mulai dari orde lama, orde baru, dan masa reformasi. Perayaan proklamasi kemerdekaan Indonesia selalu dirayakan dengan cara yang berbeda-beda. Mulai dari pengibaran bendera merah putih di galunggung. Upacara adat di puncak merapi, sampai dengan perlombaan-perlombaan tradisional seperti panjat pinang, balap karung, makan kerupuk dll. Di tahun 2012 ini, di saat arus informasi semakin deras mengalir dan hal-hal dari zaman terdahulu tergantikan dengan hal-hal dari zaman modern seperti sekarang ini. Contohnya adalah permainan-permainan yang sering diadakan pada acara 17-an yang semakin terlupakan. Alasannya cukup masuk akal, memang setelah tahun 2009 proklamasi memang selalu dirayakan pada bulan ramadhan, sehingga permainan-permainan khas 17-an sudah jarang kita temui. Namun, kami murid SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy). Menganggap permainan tersebut merupakan denyut nadi tersendiri bagi kemerdekaan negeri ini. Karena itulah, melupakan permainan-permainan tersebut sama saja dengan melupakan identitas bangsa. Meskipun hari ulang tahun Republik Indonesia selalu bersamaan dengan bulan ramdhan,hal itu tak menyurutkan rasa semangat nasionalisme dan patriotisme murid SMAN Sumatera Selatan , mereka memiliki cara tersendiri untuk mengadakan hari yang kita panggil “ hari 17-an “  yakni melaksanakannya setelah bulan ramadhan selesai, bukan kah itu ide yang cukup bagus? Bermacam perlombaan kami adakan disekolah yang mereka  sangat cintai mulai dari balap karung, makan kerupuk, balap kelereng, bentengan, mengambil uang koin yang ada di semangka, lomba mendesain batik, majalah dinding sampai joget balon pun ada.bukan kah itu sangat menarik ? tidak dapat dipungkiri lagi, hari ulang tahun Negara kita, dapat kita jadikan sebagai media untuk meningkatakan rasa nasionalisme kita terhadap negeri yang kita cintai ini, dan janganlah menjadikan ramdahan sebagai penyebab hilangnya hari itu, semua bergantung pada diri kita sendiri, kita mau pasti ada jalan untuk mendpatkan hal tersebut. Nasionalisme bukan hanya sebuah ungkapan belaka yang kita selalu kita katakan , melainkan merealisasikannya dalam kehidupan nyatalah yang menjadi dambaan, semua tidak ada batasan umur, semuanya ikut ambil dalam hal ini karena kita cinta tanah air kita,”Indonesia”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s